10/05/2019

Jenis dan Fungsi File Header Bahasa C

Jenis dan Fungsi File Header Bahasa C - Apa itu fIle header pada bahasa C ?, Dan apa kegunaannya ?

Sebelum kita membahas tentang file header pada bahasa C, alangkah baiknya teman-teman mengunjungi artikel Pengenalan dan Struktur Bahasa C. File header sendiri termasuk kedalam struktur bagian dalam bahasa C.

File header bahasa C adalah sebuah file yang berisi deklarasi untuk berbagai fungsi yang dibutuhkan oleh program baik itu sebagai standar Input atau Output maupun sebagai syntax. Jadi, secara garis besar file header sendiri dapat memberikan sebuah fitur atau fungsi tertentu yang terdapat di sebuah library dan dapat kita gunakan di program bahasa C kita. Dan jumlah file header pada bahasa C bisa dikatakan lumayan banyak, dan tentu dari banyaknya file header bahasa C memiliki fungsi unik masing - masing.

Dan satu hal lagi, untuk memanggil sebuah file header tentu diperlukannya sebuah baris perintah yang dapat kita gunakan. Caranya sendiri cukup mudah, dengan cara menuliskan #include<file-header.h> . .h pada akhir file header merupakan penanda untuk file header pada bahasa C.

https://petualangtekno.blogspot.com/2019/05/jenis-dan-fungsi-file-header-bahasa-c.html

Jenis dan Fungsi File Header pada Bahasa C

Disini saya akan menjelaskan beberapa file header yang sering digunakan. Berikut Jenis dan Fungsi File Header pada Bahasa C beserta contoh nya :

Untuk File Header Jenis <iostream.h> bukan merupakan jenis file header bahasa C. kenapa saya masukkan kedalam list ? agar teman-teman tidak terkejut saat melihat kode bahasa C++. C++ sendiri adalah hasil pengembangan dari bahasa C. kedua jenis file header di atas sangatlah sering dijumpai, maka dari itu saya masukkan agar teman - teman tau. <conio.h> masih termasuk file header bahasa C, namun <conio.h> sangat cocok dipadukan dengan <iostream.h>

File Header Bahasa C++

1). #include<iostream.h>

Untuk File header yang satu ini biasanya sering dipakai di bahasa C++ dan file header yang pertama kali digunakan di sekolah-sekolah yang mengajarkan bahasa C++, bukan bahasa C yang menggunakan Linux atau UNIX.

Berikut Beberapa perintah yang ada pada <iostream.h> :
  1. cin => Sebuah fungsi masukan (digunakan untuk menyimpan nilai/data dalam satu variable). Contoh: cin >> tanggal;
  2. cout => Sebuah fungsi keluaran yang digunakan untuk menampilkan nilai/data. Contoh: cout << "Hello World!";
  3. endl => Sebuah fungsi yang digunakan untuk berpindah baris. Jika pada akhir baris adalah sebuah string, bisa menggunakan \n pada akhir kalimat sebelum tanda petik.

2). #include<conio.h>

Dan biasanya, disebuah compiler apabila menggunakan file header <iostream.h> pasti ada <conio.h> untuk menampilkan data pada layar [Command Prompt].

Berikut Beberapa perintah yang ada pada <conio.h> :
  1. getch => fungsi untuk menahan tampilan pada layar [Command Prompt]. Contoh: getch(); .
  2. clrscr => fungsi untuk membersihkan layar. Contoh: clrscr;
  3. getche => fungsi untuk membaca sebuah karakter dengan sifat karakter yang dimasukkan tidak perlu diakhiri dengan menekan tombol ENTER, dan karakter yang dimasukan ditampilkan di layar.
  4. putch => fungsi untuk menampilkan karakter ASCII dari nilai x ke layer monitor tanpa memindahkan letak kursor ke baris berikutnya.
  5. clreol => fungsi untuk membersihkan layar mulai dari posisi kursor hingga kolom terakhir, posisi kursor tidak berubah.
  6. gotoxy => fungsi untuk memindahkan kursor ke kolom x, baris y.
  7. wherex => fungsi untuk mengembalikan posisi kolom kursor.
  8. wherey => fungsi untuk mengembalikan posisi baris kursor.
  9. window => fungsi untuk mendefinisikan sebuah window berdasarkan koordinat kiri atas dan kanan bawah.
Contoh Program yang menggunakan file header <iostream.h> dan <conio.h> :


File Header Bahasa C

3). #include<stdio.h>

Sekarang kita masuk pembahasan file header yang sering saya pakai menggunakan linux. Biasanya ada fungsi atau perintah tambahan seperti %d untuk mendefinisikan sebuah input/output bertipe data integer, dsb.

Berikut Beberapa perintah Umum yang ada pada <stdio.h> :
  1. Printf => fungsi untuk mengeluarkan nilai/data.
  2. Scanf => fungsi untuk memasukkan nilai/data pada suatu variable.
  3. Gets => memiliki fungsi sama dengan Scanf namun bisa membaca Spasi, berbeda dengan scanf yang tidak bisa membaca spasi.

4). #include<string.h>

Memiliki fungsi untuk menangani pemrosesan string atau substring.

Berikut Beberapa perintah Umum yang ada pada <string.h> :
  1. strcpy => fungsi untuk mengcopy string. Contoh: strcpy("variabel tujuan", "string asal");
  2. strncpy => fungsi untuk mengcopy string sebanyak jumlah n. Contoh: strcpy("variabel tujuan", "string asal", n);
  3. strcat => fungsi untuk menambahkan string sumber ke bagian akhir dari string tujuan. Contoh: strcat(tujuan, sumber);
  4. strncat => fungsi untuk menambahkan string sumber ke bagian akhir dari string tujuan sejumlah n. Contoh: strcat(tujuan, sumber);
  5. strcmp => fungsi untuk membandingkan dua buah string. Contoh: strcmp(string1, string2);
  6. strncmp => fungsi untuk membandingkan n karakter pertama dalam dua buah string. Contoh: strcmp(string1, string2, n);
  7. strlen => fungsi untuk menghitung banyaknya karakter dalam satu string. Contoh: strlen(string);

5). #include<assert.h> 

File header ini digunakan untuk membantu mendeteksi kesalahan logis dan jenis lain dari sebuah bug dalam debugging program.

6). #include<complex.h>

File Header ini berisi satu set fungsi untuk memanipulasi bilangan kompleks.

7). #include<ctype.h>

File header ini mendefinisikan set fungsi yang digunakan untuk mengklasifikasikan karakter berdasarkan tipe atau digunakan untuk mengkonversi antara huruf besar dan kecil dengan cara yang independen dari set karakter yang digunakan (biasanya ASCII atau salah satu ekstensi).

8). #include<errno.h>

File header ini melaporkan kondisi kesalahan melalu kode.

7). #include<fenv.h>

File header ini memiliki fungsi untuk memanipulasi floating point

8). #include<float.h>

File header ini dapat memperluas limit dari floating point standart

9). #include<math.h>

File header ini mendefinisikan fungsi matematika.

10). #include<inttypes.h>

File header ini untuk menentukan lebar yang tepat untuk jenis bilangan bulat (integer).

11). #include<iso646.h>

File header ini mendefinisikan beberapa makro yang menerapkan cara-cara alternatif untuk mengekspresikan beberapa token standar.

12). #include<limits.h>

File header ini memiliki library standart bahasa c yang dapat mendefinisikan karakteristik dari jenis variabel umum.

13). #include<locale.h>

File header ini memiliki fungsi untuk tujuan melokalisasi.